elangjalanan.com/ – Salam sobat readers, Touring yang luar biasa melewati 27.000 kilometer dari Lumajang – Mekkah memakan waktu 7 bulan sejak Mei 2025 melintasi 12 negara di Asia serta Timur Tengah, Kang Daeng akhirnya sukses kembali ke Indonesia dengan selamat.
Mulai dari Malaysia, Thailand, Laos, Cina, Kazakhstan, Tajikistan, Afghanistan, Iran, Uni Emirat Arab, Oman hingga tiba di Mekah, Arab Saudi. Kondisi sosial-politik dan geografis yang berbeda di masing-masing negara dinilai menjadi salah satu tantangan sekaligus pengalaman unik selama touring.
Dengan perjalanan yang melewati berbagai medan serta cuaca yang beragam, Kang Daeng memberikan apresiasi atas performa dan durabilitas motor XMAXnya. Meskipun saat menghadapi kondisi jalan yang ekstrim sempat mengalami malfungsi efek muatan berlebih, tetapi XMAX bisa dipacu hingga ambang batas maksimal dan sukses mengantarkan Daeng hingga ke tanah suci Mekah.
Rampung perjalanan touring Indonesia – Mekah di tahun ini, Kang Daeng rencananya akan melanjutkan kembali touring jarak jauhnya dengan rute Arab Saudi menuju Eropa di pertengahan tahun 2026. Dan sebagai bentuk dukungan atas semangat berkendara yang tinggi, Yamaha Indonesia menggelar event seremoni MAXI Unstoppable Journey memberikan satu unit XMAX TECHMAX serta riding jacket hasil kolaborasi Yamaha dengan brand apparel Rabbit & Wheels.
“Yamaha sangat mengapresiasi apa yang telah Daeng capai, karena ini benar-benar sangat merefleksikan semangat ‘KANDO’ yang menjadi filosofi dari perusahaan, dimana orang yang menggunakan produk Yamaha pasti akan merasakan Fun & Excitement Feeling. Selain itu, perjalanan inspiratif ini juga secara langsung membuktikan ketangguhan skutik MAXI Yamaha. Apalagi motor XMAX yang digunakan merupakan produk global buatan Indonesia yang diekspor ke lebih dari 40 negara di dunia, sehingga secara durability pasti teruji, spare part pun mudah ditemukan di negara-negara lain.” ungkap Sutarya, Senior Director Marketing, PT Yamaha Indonesia Motor Mfg. saat memberikan sambutan di event MAXI Unstoppable Journey.
“Sebetulnya tantangan terbesar memang ada pada kondisi geografis dan sosial-politik di masing-masing negara. Untuk ASEAN seperti Malaysia, Thailand dan Laos, overall tidak ada kendala berarti. Nah ketika masuk Cina ini memang administrasi izin lintasnya yang cukup rumit dan memakan biaya yang mahal, karena kita wajib sewa guide yang disiapkan pemerintah. Lalu di Afghanistan, nah ini yang paling berat karena infrastruktur jalan masih sangat jelek. Saya selama empat hari harus melewati jalan lintas provinsi yang berpasir dan berbatu dari pagi sampai malam degan penerangan yang sangat minim. Beberapa kali saya sempat tumbang karena kelelahan dan motor juga mengalami trouble di sana. Kalo di Iran kita hanya dibatasi untuk mengambil dokumentasi, terutama di area situs-situs pemerintahan, jadi gak bisa sembarangan bikin video konten,” ungkap Daeng.
“Jujur saya sangat kagum dengan XMAX ini, karena secara durabilitas untuk perjalanan jauh hingga puluhan ribu kilometer sudah teruji kuat. Terutama saat di Afghanistan, itu motor benar-benar saya pacu hingga batas ekstrem. Bayangkan cuaca sangat panas, saya lewat jalur provinsi itu jalannya batu dan berpasir di tengah gurun selama 4 hari. Guncangan motor dasyat sekali,” ungkap Daeng.
Mantap, selamat kang, betul-betul perjalanan yang menginspirasi. Ditunggu riding report perjalannya ke Eropa nanti.




